Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak positif karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan seperti munculnya metode-metode pembelajaran baru yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Media sosial merupakan salah satu bentuk kemajuan teknologi masa kini. Media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Blogger, Telegram dan sebagainya tidak hanya dapat dijadikan untuk media komunikasi saja, namun bisa dimanfaatkan untuk metode pembelajaran baru bagi dunia pendidikan.
Oleh karena kemajuan zaman yang semakin pesat, Pak Rudy menciptakan suasana pembelajaran zaman now yang menyenangkan. Beliau memanfaatkan media sosial sebagai media untuk belajar. Bagi beliau, media sosial tidak hanya untuk media komunikasi atau ajang mencari keviralan, namun media sosial dapat dijadikan untuk memperluas pengetahuan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, Pak Rudy adalah orang yang sangat tidak terduga. Dari awal beliau mengajar kami, yaitu semenjak kami berada di kelas 11. Beliau selalu mengejutkan kami dengan tugas tugas baru. Hal yang pertama saya ingat adalah ketika beliau memanfaatkan media sosial seperti Telegram untuk mengadakan les virtual. Setiap malam selasa kami selalu mengikuti les virtual agar kami lebih mengerti saat pembelajaran hari esok tiba. Les ini dilaksanakan ketika kami sedang diwaktu luang, yaitu sekitar jam 7 malam. Les virtual memudahkan kami belajar walaupun tidak saling tatap muka. Kami dapat berdiskusi dengan bebas satu sama lain. Kami juga dapat mengajukan pertanyaan perihal materi yang belum kami pahami. Selain itu, Pak Rudy juga membagikan materi yang akan kami pelajari esok hari. Sungguh menyenangkan bukan?
Tidak hanya sampai disitu saja, dipertengahan semester 1 kami kembali dikejutkan dengan tugas menulis di Twitter dengan nge-mention ke akun twitter Pak Rudy. Mungkin sebagian besar siswa berpikir 'Ngapain sih nulis nulis tentang pelajaran fisika di twitter?' 'Emang ada yang baca kalo kita nulis disini' 'Buat apa kita nulis nulis ginian?'. Dibalik semua itu, pasti ada alasan mengapa beliau menyuruh kami mengerjakan tugas tersebut. Mungkin saja beliau melatih diri kami agar tidak menyalah gunakan media sosial dan mengembangkan kemampuan menulis yang jarang kami asah. Media sosial sebaiknya dimanfaatkan sebaik baiknya. Walaupun tugas tersebut terlihat tidak ada gunanya. Namun Pak Rudy menginginkan agar kami mempunyai kreatifas yang tinggi dalam hal menulis. Saya berpikiran tugas yang diberikan beliau pasti lah berguna bagi kami suatu saat nanti.
Pada semester 2 ini, kami kembali diberikan tugas menulis dimedia sosial. Namun kali ini kami disuruh lebih mengembangkan kreatifitas dalam hal menulis. Pastilah semua siswa dibingungkan dengan tugas ini. Bagaimana tidak? Kami disuruh untuk menulis 3 cerita dalam 1 hari dengan minimal 1000 kata. Kami mempublikasikan cerita tersebut pada artikel blog kami. Wow.. Sangat menguras pikiran bukan? Dan hal yang paling membuat kami gelisah adalah gimana sih cara bikin blog pribadi? Pada zaman sekarang, anak-anak diusia kami sangatlah jarang menulis artikel diblog seperti ini. Anak anak zaman sekarang kurang memanfaatkan media sosial sebagai media belajar dan pengembangan diri. Jangankan menulis diblog, sebagian besar anak zaman sekarang tidak memiliki akun blog pribadi. Tapi saya sangatlah beruntung, saya sudah memiliki akun blog pribadi yang telah saya buat ketika berada Di SMP dahulu. Pada awalnya saya tidak yakin apakah saya masih mengingat email dan password dari blog tersebut. Tapi setelah saya coba, ternyata saya bisa login ke akun blog saya yang dulu. Ketika SMP, kami disuruh membuat blog pastinya bukanlah seperti tugas yang diberikan Pak Rudy sekarang. Pada saat itu, kami hanya menulis hal hal yang sangat sederhana dan itupun tinggal copy paste saja. Selain itu, kami juga disuruh menambah followers blog. Nilai kami tergantung jumlah followers blog tersebut. Tentunya sangatlah berbeda dengan sekarang. Saat ini kami harus mengembangkan kreatifitas kami tanpa batas. Dan tidak mungkin cerita yang kami buat ini bisa disearching di google. Kami harus membuat cerita kami sendiri tanpa bisa mengcopy-paste dari blog orang lain. Tugas ini sangatlah membuat kamu menggali lebih dalam bagaimana kami bisa mengekspresikan selama pelajaran yang sudah berlangsung selama kurang lebih 2 semester ini.
Bagaimana menurut kalian? Waktu dan kuota yang kami habiskan demi media sosial sekarang tidak akan sia sia lagi bukan? Pada zaman sekarang kita dapat memanfaatkan media sosial kita untuk hal yang lebih positif bagi dunia pendidikan kita. Dengan rajin menulus kita dapat mengembangkan kemampuan menulis dengan tanpa batas. Suatu saat nanti, tugas semacam ini ialah tugas yang sangat lazim untuk dikerjakan karena kami sudah terbiasa mengerjakan tugas seperti ini dari sekarang. Jadi apakah menurut kalian fisika masih lah pelajaran yang menyeramkan? Pelajaran yang membuat masa SMA kalian suram?
Hmm.. Selain dengan media sosial masih banyak lagi hal hal yang membuat fisika kami menyenangkan. Suasana kelas ketika beliau mengajar juga sangat menyenangkan lho..
Gimana ya cara Pak Rudy membuat suasana kelas yang berbeda dari guru guru lainnya?
Selanjutnya...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar